UNAAHA—Sekretaris Daerah (Sekda) konawe Ferdinand Sapan menegaskan, Rumah Adat Laikaaha yang terletak dalam kompleks Makam Raja Lakidende bakal segera di renovasi.
“Pemda konawe telah memasukkan dalam APBD Perubahan 2023 sebesar Rp. 110 juta. Anggaran itu melekat di Dinas Pendidikan,” terang Sekda Konawe, Ferdinand Sapan
Ferdinand Sapan mengungkapkan, Kondisi rumah adat Laikaaha memang sudah memprihatinkan. Makanya perlu di lakukan perbaikan.
Masih kata Ferdinand, renovasi rumah adat itu dilakukan setelah pemerintah menerima masukan dari pengurus Lembaga Adat Tolaki dan sejumlah Ormas yang tergabung dalam Fordati.
Sementara itu, Kadis Dikbud Konawe Suryadi menyampaikan, pengerjaan renovasi rumah adat itu dilakukan paling lambat pada Oktober 2023 ini.
“Beberapa hari lalu, baru selesai penandatanganan nota kesepahaman DPRD dan Pj Bupati Konawe,” ujarnya.
Bahkan kata dia, bukan hanya itu, anggaran lain seperti pengukuhan Lembaga Adat Tolaki dan anggaran operasional Tim Ahli Cagar Budaya ( TACB) Konawe akan segera direalisasikan.
“Kami akan mengupayakan bersama tim TACB Konawe untuk mengembalikan status Makam Raja Lakidende menjadi cagar budaya,” tambah Suryadi. (Rls).




