Syal Tabere dan Doa UAS untuk Konawe

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar (kiri) Prof. H. Abdul Somad (tengah) H. Syamsul Ibrahim, Wakil Bupati Konawe (kanan)

Konawe – Suasana di Masjid Babussalam Unaaha, Minggu (5/4/2026), tidak seperti biasanya. Ribuan pasang mata tertuju pada satu sosok bersahaja yang duduk di mimbar, Prof. H. Abdul Somad, atau yang akrab disapa UAS. Di tengah riuhnya jamaah yang memadati hingga ke lantai dua dan pelataran, sebuah pemandangan menarik tertangkap kamera, UAS tampak gagah mengenakan syal bermotif Tabere.

​Syal itu bukan kain sembarangan. Ia adalah produk UMKM lokal kebanggaan masyarakat Konawe. Dengan nada kagum, UAS mengaku bahwa sepanjang perjalanan dakwahnya keliling Nusantara, baru kali ini ia mengenakan sorban dari produk kreatif daerah.

​”Saya akan bawa motif ini pulang ke kampung halaman di Riau,” janjinya, yang disambut tepuk tangan hangat para jamaah.

Pesan Kedamaian di Masjid Babussalam

​Dalam balutan suasana Halal Bihalal yang digelar Pemerintah Kabupaten Konawe, UAS membawa pesan yang menyejukkan. Baginya, jika Ramadan adalah waktu untuk “mengetuk pintu” Tuhan, maka Halal Bihalal adalah waktu untuk merajut kembali hubungan antarmanusia.

​UAS membagikan resep hidup tenang di hadapan Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, dan jajaran Forkopimda. Ia berpesan agar masyarakat menyerahkan segala beban kepada Allah, mendoakan orang yang menyakiti agar mendapat hidayah, serta fokus memperbaiki diri sendiri daripada sibuk mengatur orang lain.

Doa untuk Kerukunan Pemimpin

​Tidak hanya bicara soal batin, UAS juga jeli melihat kondisi sekelilingnya. Matanya sempat tertuju pada plafon masjid yang mulai berlubang. Namun, ia memberikan apresiasi setelah mendengar komitmen Bupati Yusran Akbar untuk memperbaiki rumah ibadah tersebut secara bertahap.

​Di sela-sela ceramahnya, UAS menyelipkan sebuah ajakan khusus kepada ribuan jamaah yang hadir. Ia meminta doa tulus agar jajaran pimpinan daerah (Forkopimda) Konawe senantiasa rukun dan sehat dalam mengemban amanah.​

“Saya minta hadirin untuk mendoakan bersama-sama Forkopimda Konawe agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan selalu rukun dalam menjalankan kepemimpinan,” pintanya dengan khidmat.

Lelang Kemanusiaan

​Kemeriahan memuncak di penghujung acara melalui aksi lelang spontan. Sebagai bentuk kepedulian sosial, UAS melelang cincin dan kopiah yang dikenakannya.

​Bupati Yusran Akbar berhasil memenangkan lelang cincin, sementara kopiah sang ustaz ditebus oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya. Seluruh hasil lelang tersebut tidak dibawa pulang oleh UAS, melainkan didonasikan sepenuhnya untuk pembangunan sebuah masjid di Kendari.

​Bagi masyarakat Konawe, kehadiran UAS bukan sekadar Tabligh Akbar biasa. Ini adalah momen pengingat bahwa kemajuan daerah tak hanya butuh pembangunan fisik, tapi juga hati yang bersahaja dan kerukunan yang terjaga. (red)