Muna Barat—Menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H, penumpang pesawat di Bandara Sugimanuru Muna Barat terlihat padat.
Kepala Bandara Sugimanuru, Mohammad Khusnudin mengatakan menjelang Ramadhan, tingkat okupansi penumpang di terminal bandara mencapai 100 persen.
“Kepadatan ini terjadi baik untuk penerbangan dari Sugimanuru menuju Makassar maupun sebaliknya” Ungkap Khusnudin, Senin (17/03/2026).
Melihat hal itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemda Muna Barat agar jadwal penerbangan ditambah. Karena selama ini frekuensi penerbangan hanya tiga kali seminggu.
“Namun, armada Sriwijaya Air terbatas sehingga permintaan belum dapat dipenuhi, ” Lanjutnya.
Ia pun berharap tingkat ketersediaan penumpang tetap maksimal hingga setelah Lebaran, sehingga subsidi pemerintah daerah bisa dihentikan secara bertahap.
Selama ini, Pemda Mubar memberi subsidi kursi terhadap maskapai jika pesawat tidak terisi penuh.
“Seyogyanya, subsidi akan dihentikan setelah akumulasi intensitas penumpang mencapai 80-90 persen,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pada penerbangan perdana hingga Maret, keterisian penumpang hanya mencapai 60-70 persen.
Hal ini dipengaruhi fenomena low season untuk penerbangan Angkutan Udara pada Januari-Februari. Mudah-mudahan di April mendatang kondisi kembali normal,” ungkapnya.
“Mudah-mudahan angkutan Lebaran 2026 melalui Bandara Sugimanuru berjalan aman, nyaman, dan selamat hingga bersilaturahmi dengan keluarga,” pungkasnya.
Reporter : Zul




