KONAWE, SULTRA–Pergelaran Expo Inovasi Desa 2025 resmi berakhir pada 11 November 2025 setelah berlangsung selama tujuh hari. Kegiatan yang dibuka pada 5 November ini menjadi ajang perdana di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dan sukses menarik perhatian masyarakat serta berbagai pihak terkait.
Ketua Panitia Expo Inovasi Desa 2025 yang juga Asisten II Setda Konawe, Muhammad Akbar, saat dikonfirmasi melalui telepon pada Jumat (14/11/2025), menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Konawe Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada panitia untuk mengoordinasikan seluruh rangkaian acara.
“Alhamdulillah, kegiatan Expo Inovasi Desa yang ditutup oleh perwakilan Gubernur bersama Bapak Bupati telah berjalan dengan baik. Kami dari panitia juga sudah melaksanakan rapat evaluasi pada hari Rabu kemarin,” ujarnya.

Apresiasi untuk Pengunjung dan Petugas Pengamanan
Akbar menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Konawe yang setia menghadiri kegiatan selama tujuh hari dengan tetap menjaga ketertiban. Ia juga mengapresiasi seluruh unsur pengamanan mulai dari Polres Konawe, Satpol PP, TNI, Polri, hingga Dinas Perhubungan yang telah memastikan jalannya acara berlangsung aman dan tertib.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Desa-desa
Tak hanya itu, panitia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe, pemerintah kecamatan, serta desa-desa se-Konawe yang berpartisipasi meskipun waktu persiapan tergolong singkat. Meski masih terdapat beberapa kekurangan, rangkaian kegiatan tetap berjalan lancar dan menjadi pengalaman berharga untuk penyelenggaraan ke depan.
Rencana Pelaksanaan Berikutnya
Terkait keberlanjutan kegiatan, Akbar menjelaskan bahwa Expo Inovasi Desa tidak akan digelar setiap tahun, melainkan setiap dua hingga tiga tahun sekali diperkirakan pada 2027 karena sifat kegiatan yang menonjolkan unsur inovasi. Sementara itu, pameran UMKM atau expo umum akan tetap digelar setiap tahun sesuai arahan Bupati.

“Pimpinan daerah selalu memikirkan bagaimana menghadirkan kegiatan yang dapat menggerakkan perputaran ekonomi di Kabupaten Konawe,” tambahnya.
Evaluasi: Fasilitas, Kebersihan, dan Antusiasme Pengunjung
Dalam rapat evaluasi, panitia menyoroti sejumlah hal yang perlu ditingkatkan pada penyelenggaraan mendatang, seperti fasilitas WC, pengaturan area, serta penambahan box sampah. Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi membuat jumlah pengunjung membludak hingga melampaui prediksi panitia.
Meski demikian, pengelolaan kebersihan tetap berjalan baik. Setiap malam, tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turun memastikan area acara tetap bersih dan bebas dari penumpukan sampah.
Apresiasi untuk Media dan Lembaga Independen
Akbar juga menyampaikan terima kasih kepada wartawan, LSM, dan lembaga independen yang turut mengawal jalannya kegiatan secara objektif, bahkan memberikan penghargaan kepada desa-desa peserta expo.
Dengan berakhirnya Expo Inovasi Desa 2025, Pemerintah Kabupaten Konawe berharap kegiatan ini menjadi titik awal dalam memperkuat inovasi desa sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di masa mendatang.
Penulis : Rhony LT




