Unaaha, Sultra – Penyelenggaraan Expo 2025 Inovasi Desa Konawe Bersahaja dengan tema “Pameran Pembangunan dan Inovasi Desa” menjadi langkah awal sekaligus terobosan baru Pemerintah Kabupaten Konawe dalam mendorong kemajuan dan kemandirian desa.
Ajang perdana ini menampilkan berbagai inovasi dari seluruh desa di Kabupaten Konawe. Para kepala desa berlomba menampilkan hasil kerja dan kreativitas di bidang UMKM, pertanian, peternakan, perikanan, hingga berbagai potensi unggulan desa lainnya.
Kegiatan yang digelar pada Rabu, 5 November 2025 di kawasan STQ Unaaha ini diikuti oleh 291 desa. Setiap desa menampilkan program unggulan, inovasi, dan peta potensi wilayahnya masing-masing, mencerminkan semangat membangun dari akar rumput.
Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Expo Inovasi Desa digagas sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat desa untuk mewujudkan desa yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Konawe Bersahaja.
“Expo Inovasi Desa adalah panggung bagi desa-desa kita untuk menunjukkan potensi dan karyanya. Ini bukti bahwa pembangunan tidak hanya berjalan dari atas, tetapi tumbuh kuat dari akar rumput,” ujar Yusran.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi cerminan semangat gotong royong dan kreativitas masyarakat desa dalam menggerakkan ekonomi lokal.
“Kami ingin setiap desa di Konawe berdiri dengan inovasinya sendiri, memiliki produk unggulan, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tambahnya.
Sebagai Ketua Kadin Konawe, Yusran menilai Expo ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus menegaskan posisi desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.
“Melalui Expo ini, kita ingin menegaskan bahwa masa depan Konawe ada di desa. Dari desa lahir inovasi, kolaborasi, dan kesejahteraan,” tegasnya.
Yusran berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan Pemkab Konawe, agar semangat Konawe Bersahaja terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.
“Kami ingin Expo ini menjadi inspirasi bagi seluruh desa untuk terus berinovasi dan membangun daerahnya secara mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yusran menuturkan bahwa masih banyak potensi desa di Konawe yang perlu diperkenalkan kepada publik. Mulai dari kekayaan sumber daya alam, hasil pertanian, peternakan, perikanan, hingga geliat Koperasi Desa Merah Putih yang kini mulai berkembang, semuanya menjadi bagian penting dari identitas Konawe sebagai lumbung pangan Sulawesi Tenggara.
“Kami menginginkan pameran ini menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat untuk mengenal Konawe Bersahaja secara utuh,” imbuhnya.
Di akhir pernyataannya, Bupati Konawe mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Expo 2025 Inovasi Desa.
“Mari kita ramaikan Expo 2025 Inovasi Desa pada 5–10 November mendatang. Kehadiran masyarakat sangat penting agar kita dapat lebih mengenal potensi desa dan kearifan lokal Konawe,” ajaknya.
Selain itu, Yusran juga mengundang para pelaku UMKM untuk ikut serta menampilkan produk unggulan mereka.
“Kami mengajak pelaku UMKM menampilkan produk terbaiknya bagi para pengunjung. Semoga kegiatan ini menjadi penggerak ekonomi lokal dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat Konawe,” tandasnya.
Penulis : Rhony LT




