Kendari – Kepedulian tak mengenal seragam. Itulah yang ditunjukkan oleh personel dan Bhayangkari Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu, 28 Mei 2025.
Di tengah hiruk pikuk tugas menjaga keamanan, mereka meluangkan waktu untuk sebuah misi mulia: berbagi kasih dan kebahagiaan di dua panti asuhan di Kota Kendari.
Sejak pukul 15.20 WITA, rombongan yang dipimpin langsung oleh Ibu Dirbinmas, Ny. Retha Danang HW, bergerak menuju Panti Asuhan Al-Ikhlas Baruga dan Panti Asuhan Al-Amin Andonohu.

Bukan sekadar kunjungan biasa, kegiatan bakti sosial ini menyasar langsung warga penghuni panti dan anak-anak yatim piatu yang mendamba perhatian.
Bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako) diserahkan secara simbolis, bukan hanya sebagai wujud meringankan beban hidup, tetapi juga membawa pesan penting.
Retha Danang HW menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama mereka yang berada di lingkungan panti asuhan.

“Kami ingin hadir dan berbagi, sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian,” tuturnya penuh harap.
Lebih dari sekadar bantuan materi, kunjungan ini juga menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Harapannya, kegiatan semacam ini dapat semakin mempererat kemitraan dan sinergitas antara Polri dan masyarakat.
Sambutan hangat dan antusias terpancar dari wajah para penghuni panti. Senyum merekah dan tawa riang anak-anak menjadi energi tersendiri bagi rombongan Ditbinmas Polda Sultra.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang mendalam, Ditbinmas Polda Sultra berkomitmen untuk terus menjalin hubungan harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat.
Tujuannya satu: menciptakan situasi Harkamtibmas yang kondusif di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat, yang siap memberikan uluran tangan dan menabur harapan. (Rls).




