Terkuak: Aliran Dana Keamanan Truk Nikel di Sampara Picu Pertanyaan

Foto ilustrasi karikatur truck tambang

Sampara – Isu mengenai aliran dana jasa keamanan bulanan yang diperuntukkan bagi kelancaran lalu lintas truk nikel di Sampara mulai mencuat ke permukaan.

Dana tersebut diduga diberikan kepada individu yang dipercaya untuk memastikan pergerakan kendaraan pengangkut nikel tidak terhambat oleh warga masyarakat.

Menurut keterangan salah seorang warga Sampara yang enggan disebutkan namanya kepada awak media, uang jasa keamanan ini disalurkan setiap bulan dengan nominal fantastis, mencapai Rp 14.000.000.

Dana tersebut diberikan kepada seorang individu yang bertugas mengontrol dan menjamin kelancaran truk-truk nikel yang melintasi jalan umum di wilayah tersebut.

Saat ini, setidaknya ada dua perusahaan yang diketahui aktif menggunakan jalur jalan umum tersebut untuk operasional pengangkutan nikel mereka, yaitu PT ST Nikel dan PT. Modern Cahaya Makmur.

Walaupun saat ini, kedua perusahaan  tersebut sementara tidak melakukan aktifitas. Keberadaan aliran dana ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat.

Warga yang memberikan keterangan tersebut mendesak aparat penegak hukum untuk segera menelusuri lebih lanjut mengenai uang “jatah keamanan” ini.

Mereka khawatir bahwa praktik semacam ini, jika tidak ditangani dengan serius, dapat memicu konflik kepentingan yang lebih luas di antara warga masyarakat itu sendiri.

Penelusuran menyeluruh diharapkan dapat mengungkap fakta di balik aliran dana ini dan mencegah potensi dampak negatif di masa mendatang. (Adv).