KONAWE, Sultra — Kebahagiaan yang menyelimuti sebuah pesta pernikahan mendadak berubah menjadi duka mendalam. Pada Sabtu (6/12/2025), suasana hangat di salah satu hotel di Kecamatan Unaaha sontak hening ketika Almarhum Muhammad Akbar, SP., M.Si, sosok yang dikenal ramah, santun, dan penuh keteladanan tiba-tiba terjatuh tak sadarkan diri sesaat setelah menyampaikan sambutan.
Beberapa menit sebelumnya, lelaki yang akrab disapa Koba itu berdiri tegap di hadapan keluarga dan tamu undangan. Dengan suara lembut, ia memanjatkan doa bagi kedua mempelai dan menitipkan pesan-pesan kebaikan yang menjadi ciri khasnya. Tak seorang pun menduga bahwa kata-kata penuh ketulusan yang ia ucapkan saat itu menjadi pesan terakhirnya.
Dalam hitungan detik, suasana bahagia berubah menjadi kepanikan. Keluarga dan para tamu segera memberikan pertolongan terbaik sebelum membawa beliau ke RSUD Konawe. Namun, segala ikhtiar tak mampu menahan takdir. Pada usia 54 tahun, Koba berpulang menghadap Sang Khalik, meninggalkan duka yang begitu dalam bagi keluarga, kerabat, sahabat, serta masyarakat Konawe yang selama ini menaruh hormat kepadanya.

Kabar kepergian ini menjadi pukulan besar bagi Pemerintah Kabupaten Konawe. Semasa hidupnya, almarhum mengemban amanah sebagai Asisten II sekaligus Plt. Kepala dinas peternakan dan kesehatan hewan, dua tanggung jawab penting yang ia jalankan dengan integritas, kedisiplinan, dan komitmen tanpa batas.
Melalui pesan WhatsApp, Kepala BKPSDM Konawe, Suparjo, S.Kom, menyampaikan duka mendalam sembari mengenang kontribusi besar almarhum dalam pemerintahan.
“Beliau PNS senior yang sangat berdedikasi, gesit dalam bekerja, loyal kepada pimpinan, dan memiliki jiwa sosial tinggi. Almarhum selalu merangkul kami para junior, memotivasi, dan mencairkan suasana. Banyak ide dan gagasan brilian lahir darinya. Kami sangat kehilangan,” ungkapnya.
Di mata kolega dan sahabat, Koba bukan hanya seorang pemimpin yang tegas, tetapi juga pribadi yang hangat dan mudah didekati. Ketelitiannya tampak dalam setiap tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya, termasuk ketika memimpin Expo Inovasi Desa 2025, sebuah kegiatan besar yang sukses terlaksana berkat dedikasi dan kerja kerasnya.
Pada Minggu (7/12/2025), almarhum dimakamkan di Desa Momea, Kecamatan Tongauna, tempat yang juga menjadi peristirahatan terakhir ayahandanya. Kepergian Koba meninggalkan ruang kosong yang sulit tergantikan. Konawe kehilangan seorang pejabat yang bekerja dengan hati, rekan yang membawa semangat, dan sahabat yang selalu menghadirkan kebaikan di setiap langkahnya.
Semoga segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran.
Penulis: Rhony LT




