Dua Tokoh Penting Sultra Puji Transformasi Pesat Konawe Utara

Konawe Utara, Sultra – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Konawe Utara (Konut) tahun ini bukan sekadar seremoni rutin. Momentum ini menjadi panggung penguat sinergi antarwilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra), sekaligus menegaskan posisi Konut sebagai wilayah strategis dalam pembangunan regional.

​Upacara peringatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), serta jajaran kepala daerah, termasuk Bupati Konawe, H. Yusran Akbar. Kehadiran para tokoh penting ini menjadi simbol kuatnya rajutan kolaborasi di jazirah tenggara Sulawesi

​Dalam pernyataannya, Gubernur ASR mengingatkan bahwa usia 19 tahun merupakan titik balik yang krusial bagi sebuah daerah. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari jajaran pemerintahan hingga masyarakat luas, untuk tidak terjebak dalam euforia pesta semata.

​”Jangan jadikan momentum ini sebagai seremonial belaka. Ini adalah waktu yang tepat bagi eksekutif, legislatif, yudikatif, dan masyarakat untuk menelaah kembali catatan perjalanan yang telah ditempuh,” tegas ASR di hadapan peserta upacara.

​ASR menganalogikan Konut sebagai
“permata yang sedang diasah”. Ia menyatakan optimismenya bahwa dengan kolaborasi solid antara Bupati dan Wakil Bupati, Konut akan bertransformasi menjadi kawasan yang tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga aman dan religius.

​Semangat kebersamaan juga disuarakan oleh Bupati Konawe, Yusran Akbar. Sebagai daerah tetangga terdekat, Yusran memberikan apresiasi tinggi atas transformasi pesat yang dialami Bumi Oheo tersebut. Menurutnya, kemajuan Konut merupakan keberhasilan kolektif bagi Sulawesi Tenggara.

​”Konawe siap untuk terus menjalin kerja sama dan memperkuat koordinasi. Kita harus bergerak bersama dalam sektor-sektor strategis demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata,” ujar Yusran.

​Kemeriahan HUT ke-19 ini kian semarak dengan penutupan berupa parade seni dan budaya lokal. Berbagai tarian tradisional dan atraksi masyarakat ditampilkan sebagai pengingat bahwa di tengah derap pembangunan fisik yang masif, kearifan lokal tetap menjadi fondasi utama.

​Kini, menjelang usia dua dekade, Konawe Utara memikul harapan besar. Konut bukan lagi sekadar daerah pemekaran, melainkan telah menjelma menjadi salah satu pilar utama yang menyangga kemajuan dan masa depan Provinsi Sulawesi Tenggara.

​Penulis: Rada
Editor: Redaksi