Konawe – Gemuruh sorak sorai dan semangat membara mewarnai pembukaan Turnamen Mini Soccer Andeposandu Cup 1 pada Senin malam (26/5/2025).
Ratusan warga memadati Lapangan Mini Soccer Desa Andeposandu, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, menjadi saksi bisu dimulainya sebuah sejarah baru: fasilitas olahraga yang lahir dari gotong royong luar biasa masyarakat.
Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si, secara langsung membuka turnamen ini. Ia tak datang sendiri, sejumlah tokoh daerah turut hadir seperti Wakil Ketua Komisi II DPRD Konawe Kristian Tandabioh, SH., M.Ap, Wakapolres Konawe Kompol Jamaludin Saho, Karutan Kelas IIB Unaaha Hery Kusbandono, serta tokoh masyarakat Ir. Marten Minggu, Sp., M.Si.

Dalam sambutannya, Syamsul tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Ini sejarah baru di Konawe. Lapangan ini terbangun berkat gotong royong warga dan desa, tanpa proyek besar, tanpa seremonial berlebihan. Saya sangat mengapresiasi,” tuturnya. Ia menekankan bahwa lapangan megah ini adalah bukti nyata kemandirian dan kolaborasi yang patut dicontoh.
Syamsul berharap agar fasilitas ini dirawat dengan baik. Bahkan, jika pengelolaannya optimal, ia membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut seperti penambahan atap, agar lapangan bisa digunakan siang dan malam. “Ini bisa dorong kegiatan olahraga sekaligus pertumbuhan UMKM di desa,” tambahnya, melihat potensi ekonomi yang tersembunyi.

Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga fasilitas ini ada di tangan seluruh warga, bukan hanya pemerintah desa.
Senada dengan Syamsul, Kristian Tandabioh juga menyambut baik turnamen ini. Menurutnya, keberadaan lapangan mini soccer sangat strategis untuk menggerakkan roda ekonomi lokal dan menjaring talenta muda di bidang olahraga.
“Turnamen ini bukan hanya soal kompetisi, tapi ajang silaturahmi dan ruang pencarian bibit unggul sepak bola di desa,” jelasnya.

Ramadhan, Ketua Panitia Turnamen, mengungkapkan bahwa kegiatan ini digagas oleh Sekolah Sepak Bola (SSB) Batara, didukung penuh oleh pemerintah desa, dan yang paling menarik, seluruh dana berasal dari sumbangan sukarela masyarakat.
Turnamen ini diikuti oleh 32 tim dari berbagai desa di Kabupaten Konawe, memperebutkan total hadiah Rp10 juta:
* Juara 1: Rp 4.000.000
* Juara 2: Rp 3.000.000
* Juara 3: Rp 2.000.000
* Juara 4: Rp 1.000.000
Selain itu, panitia juga menyiapkan penghargaan khusus bagi top skor, pemain terbaik, dan kiper terbaik. Diharapkan, turnamen ini tak hanya menjadi agenda tahunan yang mengembangkan potensi olahraga desa, tetapi juga semakin mempererat solidaritas masyarakat Konawe. (Rls).




