UNAHA, SULTRA—Di balik khidmatnya Upacara Bendera Hari Senin di Konawe, ada aksi sigap dari 28 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Konawe. Mereka diterjunkan secara penuh untuk memastikan seluruh prosesi berjalan lancar, tertib, dan aman, terutama di area lalu lintas dan parkir.
Pengerahan personel dalam jumlah besar ini merupakan langkah antisipatif untuk mengurai potensi kemacetan akibat lonjakan kendaraan peserta upacara.
Tujuannya untuk memastikan akses jalan utama menuju lokasi upacara tetap bernapas dan terhindar dari penumpukan.

Kepala Bidang LLAJ, Hj. Werweti, S.,Pel.,M.M.Tr.,menjelaskan bahwa 28 personel PPPK LLAJ ini dibagi menjadi dua kelompok tugas utama yang bekerja secara terpadu.
1. Tim Rekayasa Lalu Lintas (Lalin)
Kelompok ini, yang terdiri dari 14 personel, berfokus pada pengalihan arus dan penerapan skema rekayasa lalin di persimpangan-persimpangan kunci.
Titik fokus utamanya meliputi Simpang empat DPRD Konawe, Simpang empat Dinas Kesehatan Wekoila, Pintu Masuk Depan Kantor BPN, Pintu masuk Depan Dispora serta pintu masuk depan Kantor Pertanian dan Dinas Perhubungan.

Mereka bertugas memastikan jalur utama serta akses masuk VVIP/VIP berjalan tanpa hambatan, sekaligus melakukan pengawasan ketat untuk menertibkan pelanggaran lalin yang berpotensi memicu kemacetan.
2. Tim Manajemen Parkir
Sebanyak 14 personel lainnya bertanggung jawab penuh atas penataan ruang parkir. Mereka mengarahkan kendaraan peserta upacara ke kantong-kantong parkir yang telah disediakan, termasuk dua lahan cadangan di Kantor Bappeda dan PTSP.
Tugas vital mereka adalah memastikan area parkir dimanfaatkan secara optimal dan teratur. Tak hanya itu, mereka juga telah menyiapkan skema pergerakan kendaraan saat upacara selesai agar proses keluar lokasi dapat berjalan cepat dan aman.

Hj. Werweti menegaskan bahwa pengamanan ketat sudah dimulai sejak pagi hari. Tepat pukul 06.45 WITA, semua kendaraan yang melewati pintu utama akan diatur ketat.
”Pintu utama akan dilakukan penutupan sementara, dengan pemasangan empat buah barrier,” jelasnya. “Kami menempatkan petugas di tempat-tempat krusial, termasuk masing-masing satu orang di pintu masuk dan pintu keluar utama.”ujar Hj. Werweti Kamis 9 Oktober 2025.
Ia menambahkan, pengerahan puluhan PPPK LLAJ ini adalah wujud komitmen Dinas Perhubungan dalam memberikan pelayanan prima saat acara kedinasan penting seperti Upacara Senin.
Dinas Perhubungan mengimbau seluruh peserta upacara dan masyarakat pengguna jalan di sekitar lokasi untuk mematuhi arahan petugas di lapangan. Kepatuhan ini dinilai krusial demi memastikan seluruh rangkaian Upacara Senin berjalan lancar, aman, dan tertib sesuai jadwal yang ditetapkan. Rls




