Desa Andaroa Angkat Potensi Sagu ke Ajang Expo Inovasi Desa

Kepala Desa Andaroa, Tali

Unaaha, Sultra — Potensi desa menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat, khususnya melalui pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Andaroa, Kecamatan Sampara, Tali saat ditemui di stan Expo Inovasi Desa 2025.

Tali mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap kegiatan tersebut. Ia bahkan rela berada di lokasi pameran dan menginap demi memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik dan lancar.

Menurutnya, expo ini menjadi ajang penting untuk memperkenalkan potensi desa kepada pemerintah daerah serta berbagai pihak yang berperan dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

“Dengan adanya Expo Inovasi Desa ini, potensi yang ada di Desa Andaroa bisa lebih dikenal oleh Pemerintah Kabupaten Konawe. Kami berharap potensi tersebut mendapat perhatian khusus, terutama dalam hal pengembangan usaha agar masyarakat kami bisa memperoleh penghasilan yang lebih baik,” ujarnya. 04 November 2025.

Lebih lanjut, Tali menjelaskan bahwa Desa Andaroa memiliki potensi besar dalam pengelolaan sagu. Selain digunakan sebagai bahan makanan pokok, sagu juga dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi.

“Empulur sagu (soba), misalnya, bisa dijadikan bahan pakan ternak. Sedangkan ampas sagu yang sudah diambil sarinya dapat diolah menjadi pupuk kompos,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan sagu tidak hanya terbatas pada produk tradisional, tetapi juga dapat berevolusi menjadi produk unggulan desa.

Sagu memiliki potensi besar untuk diolah menjadi bahan baku berbagai produk makanan seperti mie instan, laksa, dan aneka olahan lainnya.

“Kami yakin, jika potensi ini dikembangkan dengan baik, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat menengah ke bawah sekaligus memperkuat ekonomi desa,” tuturnya.

Dengan rencana pengembangan sagu sebagai komoditas unggulan, Desa Andaroa berharap dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat.

“Harapan saya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi landasan bagi desa untuk bergerak lebih cepat dan tepat sasaran melalui pengembangan potensi yang dimiliki,” pungkas Tali.

Penulis : Rhony LT