Bersama Melindungi : Polri dan TRC PPA Hadir untuk Perempuan dan Anak

KOLAKA, Sultra – Upaya melindungi perempuan dan anak dari tindak kekerasan terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menindaklanjuti rekomendasi pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak (PPA).

Dukungan tersebut disampaikan dalam pernyataan resmi yang digelar di Kolaka, Kamis (29/1/2026), sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Polri yang dinilai konsisten menghadirkan rasa aman, khususnya bagi kelompok rentan seperti perempuan dan anak.

TRC PPA menilai langkah-langkah Polri sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan perlindungan hak asasi manusia sebagai fondasi utama dalam pelayanan publik. Penanganan kasus PPA yang dilakukan secara serius dan berkelanjutan dipandang sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya.

Ketua Divisi Program Nasional TRC PPA Indonesia, Deny Saputra Tombili, mengungkapkan bahwa Polri telah menunjukkan kerja nyata di lapangan. Mulai dari proses penyidikan yang lebih terbuka dan tepat waktu, penguatan kerja sama lintas lembaga, hingga kegiatan edukasi pencegahan yang menyentuh langsung masyarakat.

“Langkah-langkah ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga tentang memulihkan rasa aman dan kepercayaan korban serta masyarakat terhadap negara,” ujar Deny.

Menurutnya, peningkatan kapasitas personel Polri dalam menangani perkara PPA juga patut diapresiasi. Pelatihan khusus, pemahaman regulasi yang lebih mendalam, serta pendekatan yang berorientasi pada korban menjadi bagian penting dalam menciptakan penanganan yang lebih manusiawi dan berkeadilan.

Ke depan, TRC PPA berharap sinergi antarinstansi semakin diperkuat, termasuk kemudahan akses pelaporan bagi masyarakat. TRC PPA juga menyatakan kesiapan untuk terus mendampingi Polri, baik dalam penanganan korban maupun penyebaran edukasi pencegahan kekerasan di tengah masyarakat.

“Dukungan ini adalah bentuk kepercayaan dan harapan. Dengan kerja sama yang erat dan komitmen yang berkelanjutan, kami optimistis perlindungan terhadap perempuan dan anak di Indonesia akan semakin kuat,” tutup Deny.

Penulis : Rhony LT