PT UBP Pengusaha Kadin Konawe Raih Transaksi Teratas Rp 50 Miliar dalam Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sultra

365
Ketgam : Direktur Utama PT Conbloc Indonesia Persada, Sim Putra Bradley (kanan), Direktur Operasional PT Unaaha Bumi Persada, Jemi S Imran (tengah), General Manajer PT Beton Indotama Surya, Erwin Suhariono (kiri) dari pengusaha Kadin Jatim di Hotel Claro, Kota Kendari Kamis (23/6/2022) kemarin. Foto/Istimewa

KENDARI, BONDO.ID – Forum misi dagang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) dan Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra) menempatkan Pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Konawe diperingkat atas pemasok kontribusi transaksi terbesar mencapai Rp 50 milyar dari total transaksi Rp 118 milyar lebih hingga pada sesi penutupan forum misi dagang dan investasi ini yang dibuka bersama Gubernur Sultra, Ali Masi dan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak di Hotel Claro Kendari, Kamis (23/6/2022) kemarin.

Kadin Konawe melalui delegasi bisnisnya, PT Unaaha Bumi Persada (PT UBP) yang bergerak di bidang pertambangan dan penggalian merupakan salah satu dari anak perusahaan Unaaha Bakti Persada (UBP) Group menggandeng PT. Conbloc Indonesia Persada yang bergerak dibidang usaha pabrikasi beton konstruksi, beton mix dan pracetak sebagai mitra bisnisnya.

Perjanjian kerjasama itu ditandatangani Direktur Utama PT Conbloc Indonesia Persada, Sim Putra Bradley dan Direktur Operasional PT Unaaha Bumi Persada, Jemi S Imran yang juga turut disaksikan General Manajer PT Beton Indotama Surya, Erwin Suhariono dari pengusaha Kadin Jatim.

Kepada awak media, Direktur Operasional PT UBP Jemi S Imram menyampaikan bahwa kerjasama bisnis ini terkait sejumlah investasi dan pembelian produk beton konstruksi serta pasokan bahan materialnya.

“Kerjasama ini akan kita tindaklanjuti dalam tahap selanjutnya sesuai dengan skema bisnis yang disepakati bersama. Karena bisnis investasi pabrikasi dan konstruksi ini sedikit berbeda dengan jual beli komoditi, sehingga butuh kajian bersama yang lebih kompleks dan detail termasuk prediksi jangka panjangnya,” ujarnya.

Forum misi dagang dan investasi Pemprov Jatim bersama Pemprov Sultra melalui kerjasama antar pengusaha ini tercatat transaksi sebesar Rp 118,008 milyar dengan rinciannya sebagai berikut;

1. CV. Ayyash Mandiri (Kota kendari) kerjasama dengan UD Riki Utama (Jawa Timur) Komoditi Bandeng 480 ton/tahun Rp.8.640.000.000,-

2. CV. Navya Nadyra IB (Konawe selatan) kerjasama dengan CV. Jack corporation (Jawa timur) komoditi Kopra 720 ton/tahun Rp.8.064.000.000,-

3. KSP Gerbas samudera Pacific (Kota Kendari) kerjasama dengan UD.Riki utama Mandiri (Jawa Timur) komoditi hasil kelautan dan perikanan Baby cumi,ikan layang,ikan campur) Rp.17.444.000.000,

4. CV. Nadine Azzahra (Kab.Muna) kerjasama dengan UD.Riki Utama Mandiri (Jawa Timur) komoditi ikan Teri 39 Ton pertahun Rp.5.000.000.000,-

5. CV. Navya Nadyra IB (kab.konawe selatan) kerjasama dengan CV. Satriya Abdi Buana (JawaTimur) komoditi arang batok kelapa 480.000 kg/pertahun Rp.3.240.000.000,-

6. PT. Wonua Teknindo Lestari (Kota Baubau) kerjasama dengan CV. Satria Abdi Buana (Jawa Timur) komoditi arang batok kelapa 1.200.000 kg/tahun Rp. 7.800.000.000,-

7. UD. Bombana Zakkir Group (kab.Bombana) kerjasama dengan CV. Satriya Abdi Buana (Jawa timur) komoditi arang batok kelapa 1.200.000 ton/tahun Rp.8.100.000.000,-

8. PT. Cahaya Kurnia Celebes (Kota Kendari) kerjasama dengan PT. Transformasi logistik
Indonesia (Jawa Timur) komoditi Biji kacang mete 20 ton/musim Rp.3.000.000.000,-

9. PT.Unaaha Bumi Persada (Kab.Konawe) kerjasama dengan PT.Conbloc Indonesia Persada (Jawa Timur) pembelian beton konstruksi dan investasi Rp.50.000.000.000,-

10. CV. Antho Jaya Perkasa (Kab Konawe Selatan) kerjasama dengan CV. Jack Corporation komoditi Kopra 600 Ton/tahun Rp.6.720.000.000,-(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here