Pemprov Sultra Gelar Festival UMKM

2913
Ketgam : Gubernur Sultra, Ali Mazi saat memberikan kegiatan Festival UMKM Provinsi Sultra. Foto : La Ato

Penulis: La Ato

KENDARI, BONDO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menggelar Festival UMKM, Kolaborasi Usaha Besar dan UMKM, Senin, 4 April 2022.

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan, kegiatan yang diagendakan bakal berlangsung sampai tanggal 28 April ini merupakan salah satu wujud upaya konkrit yang dilakukan Pemprov Sultra untuk mendorong penciptaan dan pengembangan ekonomi baru, serta terwujudnya kerja sama kemitraan antara pengusaha besar, yakni Penanaman Modal Asing (PMA)/Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan UMKM.

“Munculnya kegiatan ekonomi baru diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang pada gilirannya dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan. Nilai tambah ini juga akan dapat meningkatkan ketahanan ekonomi rumah tangga yang akan berkontribusi pada upaya pemeliharaan stabilitas sistem keuangan,” kata Ali Mazi.

Pemprov Sultra lanjutnya, terus berupaya mewujudkan investasi berkualitas melalui kolaborasi dan kemitraan investasi besar, baik PMA maupun PMDN dengan UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Sultra.

“Kolaborasi dan peningkatan kemitraan strategis antara investor dengan UMKM mengedepankan prinsip saling menguntungkan dan meningkatkan daya saing. Olehnya itu, dengan adanya festival ini bisa membuka peluang besar bagi UMKM di Sultra untuk naik kelas,” lanjutnya.

Walaupun demikian, ia mengaku, UMKM masih menghadapi tantangan yang tidak ringan, seperti keterbatasan permodalan, akses pasar, dan masih terbatasnya keterampilan sumber daya manusia.

Di era perdagangan bebas saat ini, UMKM juga menurutnya harus bersaing dengan produk asing yang telah membanjiri pasar Indonesia.

“Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama dan dicarikan solusinya. Diperlukan terobosan dan ide kreatif yang dapat meningkatkan daya saing. Sehingga, UMKM dapat menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Bahkan dapat didorong untuk bersaing secara nasional dan di luar negeri,” ucap Ali Mazi.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sulawesi Tenggara, Parinringi mengatakan, festival UMKM ini diikuti oleh 54 brand, 50 kuliner, dan empat kerajinan.

“Insyaa Allah kegiatannya berlangsung hari ini (4 April) sampai dengan tanggal 28 April 2022,” kata Parinringi.

“Kegiatan festival ini juga insyaa Allah akan menjadi kegiatan agenda tahunan kami,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here