Pemda Wakatobi Gelar Seminar Awal Penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal

196
Ketgam : Bupati Wakatobi Haliana saat sambutan sekaligus membuka seminar awal penyusunan rencana umum penanaman modal kabupaten Wakatobi. Foto/Asrul Hamdi

Penulis : Asrul Hamdi

WAKATOBI, BONDO.ID – Pemerintah daerah Wakatobi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu bekerjasama lembaga penelitian dan pengabdian pada masyarakat Universitas Halu Oleo menggelar seminar awal rencana umum penanaman modal. Jum’at (24/6/2022)

Kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu kabupaten wakatobi, Abdul Karibi mengatakan seminar awal penyusunan rencana umum penanaman modal  dalam rangka memajukan perekonomian nasional dan daerah secara berkelanjutan sehingga pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan iklim penanaman modal yang kondusif dengan terus mengembangkan kegiatan-kegiatan ekonomi yang bisa mengubah keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetetif.

“Rencana umum penanaman modal merupakan dokumen perencanaan yang bersifat jangka panjang sampai dengan sepuluh tahun, berfungsi untuk mensinergikan dan mengoperasionalkan seluruh kepentingan sektoral terkait agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penetapan prioritas sektor-sektor yang akan dipromosikan guna mendorong tercapainya peningkatan penanaman modal dan investasi yang berkelanjutan,” katanya

Lanjutnya, diperlukan arah penanaman modal yang jelas yang termuat dalam sebuah dokumen rencana umum penanaman modal. Hal tersebut sesuai ketentuan Pasal 4 Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang penanaman modal yang menyatakan bahwa pemerintah menetapkan kebijakan dasar penanaman modal investasi.

“Berdasarkan RPJMD Wakatobi tahun 2021-2026 dengan visi Wakatobi menjadi Kabupaten Konservasi Maritim Yang Sentosa, dengan salah satu misinya yakni pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk pertumbuhan yang berkualitas dengan focus pada tiga leading sektor Pariwisata, Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan. Maka ketiga leading sektor inilah yang menjadi lokus promosi investasi pemerintah Kabupaten Wakatobi,” bebernya

Bupati Wakatobi, Haliana dalam sambutannya menyampaikan penyusunan rencana umum penanaman modal dan investasi Kabupaten Wakatobi ini agar tetap konsisten dalam menyelaraskan antara Road Map rencana penanaman modal di Kabupaten Wakatobi dengan daerah-daerah lain di Sulawesi Tenggara.

“Salah satu tujuannya juga adalah tetap mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan RPJMN di daerah dengan harapan dapat berkontribusi baik pada peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Wakatobi dan penyusunan rencana untuk meningkatkan pencapaian visi misi Wakatobi salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat untuk pertumbuhan berkualitas,” pinta Haliana

Lebih lanjut orang nomor satu wakatobi itu berharap melalui rencana umum penanaman modal tersebut juga dapat membuka peluang pemberdayaan masyarakat yang berimplikasi pada indikator penurunan angka kemiskinan serta keterlibatan masyarakat pada ruang partisipasi.

“Salah satu tujuannya adalah bagaimana membuka partisipasi masyarakat Kabupaten Wakatobi, sehingga tujuan untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Wakatobi bisa tercapai demikian juga pemberdayaan masyarakat dengan memberikan ruang partisipasi masyarakat bisa menurunkan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Wakatobi,” tegas Haliana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here