616 Ribu Bidang Tanah di Sultra Belum Terdaftar di BPN

870
Pemasangan patok batas tanah di wilayah Kota Kendari oleh BPN Sultra dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Jumat, 3 Februari 2023.

Penulis: La Ato

KENDARI, BONDO.ID – Sebanyak 32,2 persen bidang tanah di Sulawesi Tenggara (Sultra) atau 616.875 dari total 1.298.815 bidang tanah belum terdaftar di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sultra.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sultra, Andi Renald saat pemasangan patok tanda batas tanah di Kantor Camat Mandonga, Jumat, 3 Februari 2023.

Jumlah bidang tanah yang belum terdaftar tersebut, lanjutnya, tersebar di 17 kabupaten dan kota di Sultra.

“Insyaallah kita optimis, sampai dengan tahun 2025 semua bidang tanah di Sultra akan terdaftar melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),” kata Andi Renald.

PTSL sendiri, jelasnya, sejak digulirkan tahun 2017 telah memberikan kontribusi positif pada masyarakat. Salah satunya adalah memberikan kepastian hukum terhadap bidang tanah yang dimiliki oleh masyarakat.

Untuk mengakselerasi program PTSL, ia menyebut, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional telah mencanangkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) sebanyak satu juta patok batas bidang tanah secara serentak di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah di Sultra ada 8.000 patok yang dipasang di seluruh kabupaten dan kota,” sebutnya.

“Dengan terpasangnya tanda batas tanah, insyaallah kita bisa mereduksi sengketa pertanahan dan mafia tanah,” tambahnya.

Selain itu, GEMAPATAS, menurutnya, merupakan agenda penting, sebab selain mempercepat proses pendaftaran bidang tanah melalui program PTSL, juga untuk menggerakkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga tanah yang dimilikinya.

“Termasuk pengamanan aset dengan kepastian bidang tanah,” ucapnya.

Artikulli paraprakFachry Pahlevi Konggoasa Siap Maju Calon Bupati Konawe
Artikulli tjetërKSK Sebut Meluhu Lokasi Strategis Pembangunan Mako Brimob Polda Sultra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini