Dr Bahri Datang Untuk Mewujudkan Mimpi Besar Rakyat Laworoku

444
Ketgam : Pj Bupati Mubar, Dr Bahri (kiri). Kabag Humas dan Protokoler Mubar, Muh. Fajar Fariki. Foto/Istimewa

Penulis : Zuwal

MUBAR, BONDO.ID – Baru sebulan dipercaya oleh Presiden melalui Mendagri Tito Karnavian untuk menakhodai dan
menjadi motorik pemerintahan dan pembangunan di bumi tercinta Laworo, sang birokrat muda dengan karir cemerlang di Kemendagri ini, Dr. Bahri telah menunjukkan langkah progresivitasnya.

Tengok saja misalnya langkah dan terobosan-terobosan pembangunan yang dilakukan dengan energi Gas full tampaknya telah menjadi style dan gaya tersendiri untuk mendrive pemerintahan dan pembangunan di Jazirah Laworoku.

Juru Bicara Pj. Bupati Muna Barat Fajar Fariki menyatakan Gas full itu istilah yang tepat untuk dilekatkan pada DR. Bahri PJ.Bupati Mubar. Betapa tidak, baru sepekan dilantik menjadi pemimpin pemerintahan di bumi Laworo sudah melakukan langkah terobosan berupa percepatan pembangunan diantaranya pembangunan rujab bupati dan wakil bupati serta pimpinan DPRD dan Mal Pelayanan perizinan, serta peningkatan kesejahteraan dan pendapatan para Pegawai (TPP), rencana implementasi pembangunan serta peningkatan kesejatraan ASN.

“Bukanlah janji politik karena semua rencana tertuang secara tekstual dalam dokumen pelaksanaan pembangunan yang disebut RPD, dokumen pembangunan ini biasa disebut RPJM transisi,” kata Fajar Fariki, Jumat, (24/06/2022).

Kabag Humas Setda Mubar itu menjelaskan RPD itu yang menjadi pedoman atau rujukan PJ. Bupati dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan dalam periode 2023-2026 atau sampai dengan adanya Bupati defenitif.

Menurutnya, di dalam RPD itu sendiri didasari atas permasalahan-permasalahan utama pembangunan yang ada selama ini antara lain rendahnya kualitas SDM, rendahnya produksi, produktivitas dan nilai tambah perekonomian daerah, belum optimalnya tata kelola pemerintahan, dan belum optimalnya daya saing infrastruktur dan lingkungan.

“Rencana pembangunan tersebut seirama dengan kegiatan komunikasi sosial berupa silaturahim di semua elemen masyarakat termasuk forkopimda, langkah ini adalah bentuk pemahaman sosial dan kultural, karena silaturahim adalah modal sosial dalam pelaksanaan pembangunan,” lanjutnya.

“Upaya dan terobosan pembangunan yang dilakukan guna mewujudkan asa dan mimpi besar Rakyat Laworoku masih saja ada suara kritik yang menghiasi perjalanan pemerintahan ini,” sambungnya.

Olehnya itu, mantan Aktivis fisipol UHO ini berharap energi yang berserakan ini untuk satukan dan menyulamnya untuk menjadi kekuatan penyokong bagi gerak pembangunan di bumi laworoku.

“Selanjutnya saya berharap beri kesempatan pada Dr. Bahri untuk mewujudkan harapan masayarakat mubar dengan semangat “ Mubarku, Mubarmu dan Mubar kita semua”,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here