Diperiksa 4 jam Oleh Penyidik Kejati, Karyawan Bank Sultra Ditetapkan Tersangka

984

Penulis : Andhy

KENDARI—Setelah diperiksa selama 4 jam oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra), karyawan Bank Sultra berinisial AGK akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, pada Rabu (14/9/2022).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sultra, Dody mengatakan, proses penyidikan kasus penggelapan dana nasabah Bank Sultra, telah dilakukan semenjak bulan juli.

Dody juga mengatakan, tim penyidik Kejati Sultra telah melayangkan tiga surat panggilan kepada AGK, namun diindahkan oleh karyawan Bank Sultra tersebut.

“Dari proses penyidikan, terhadap yang bersangkutan tidak berada di tempat, melarikan diri. Bahkan kita telah kirimkan surat pemanggilan sebanyak tiga kali, sehingga penyidik melakukan penjemputan,” ujarnya, pada Rabu (14/9/2022).

Penetapan tersangka lanjut Dody, dilandasi karena AGK melakukan penyalahgunaan wewenang sebagai Sunrise bank Sultra, yang melanggar pasal 2 ayat 1, pasal 3, pasal 8 junto pasal 18 UU tindak pidana korupsi.

“Tersangka melakukan penyalahgunaan wewenang selaku Sunrise bank Sultra yang bertugas melakukan pembayaran gaji sekaligus pemotongan gaji dengan menggunakan aplikasi SS gaji, mana kala ada tagihan kepada Bank Sultra. Tapi yang dilakukan yang bersangkutan mengambil rekening nasabah yang tidak terkait dengan pembayaran gaji,” jelasnya.

“Ia menyalahgunakan aplikasi tersebut dan menyimpannya di 20 rekening nominasi dan meneruskan ke beberapa pihak termaksud dirinya, dengan total nominal Rp1,9 miliar,” lanjut Dody

Dari Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Penyidik Kejati Sultra, yang menjadi korban dari penggelapan yang dilakukan oleh tersangka adalah para pengusaha, dan juga beberapa badan usaha.

Saat ini tersangka AGK telah di bawah ke rumah tahanan (Rutan) kelas IIB Kendari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here