Bahri Terus Galakkan upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan Untuk Atasi Krisis Pangan di Mubar

213
Pj. Bupati Mubar, Dr. Bahri (kedua dari kiri) panen raya padi di Desa Wulanga Jaya Kecamatan Tikep pada Sabtu kemarin (24/09/2022). Foto/Zul

Penulis : Jul Awal

MUBAR—Pj. Bupati Muna Barat, Dr. Bahri terus memprogres program upaya mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Muna Barat (Mubar) untuk atasi krisis pangan.

Krisis pangan saat ini menjadi isu nasional sebagai akibat dari perang Rusia dan Ukraina. Sehingga, program mewujudkan ketahanan pangan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Program Bahri dalam progres pembangunan ketahanan pangan di Mubar salah satunya adalah menggenjot peningkatan produksi beras.

Saat panen raya padi di Desa Wulanga Jaya Kecamatan Tikep pada Sabtu kemarin (24/09/2022), Bahri mengatakan upaya program mewujudkan ketahanan pangan yang kini menjadi isu nasional ini menjadi komitmen dan keseriusan pemerintah daerah sehingga stok pangan tetap terjaga.

“Kegiatan panen ini dilakukan dalam upaya mengontrol stok pangan daerah dan pengendalian inflasi daerah yang biasa terjadi dua bulan terakhir yang mengalami kenaikan,” ungkap Bahri.

Selain itu, pembukaan lahan untuk cetak sawah baru juga menjadi fokus perhatian pemerintah daerah untuk peningkatan hasil produksi beras di Mubar.

“Untuk peningkatan hasil produksi padi, kini Pemkab Mubar terus melakukan program pembukaan lahan baru dalam mengimbangi pengurangan lahan akibat alih fungsi,” lanjutnya.

Di samping itu, selain untuk mewujudkan ketahanan pangan akibat krisis yang menjadi isu nasional, Bahri juga kini tengah berupaya mewujudkan Mubar sebagai lumbung padi di Sultra pihaknya berupaya mengembangkan teknologi benih unggul, mekanisasi dan manajemen pengelolaan sumber daya air dan irigasi.

“Saya juga menekankan seluruh pihak untuk memastikan bahwa lahan pertanian terlindungi, ini merupakan bagian dari upaya tidak sekedar menjaga ketahanan pangan tapi juga kedaulatan pangan,” jelas mantan Kabag Humas STPDN ini.

Jebolan STPDN angkatan 07 ini mengapresiasi petani yang telah berperan besar dalam menjaga ketersediaan pangan terutama padi dan terus mendorong minat generasi muda terhadap pertanian melalui modernisasi pertanian.

“Terimakasih kepada petani serta Satgas Pangan yang telah berperan aktif menjaga stabilitas harga pangan,” cetusnya.

Kadis Pertanian Nestor Jono mengatakan pihaknya terus mendorong petani untuk bersemangat menanam padi dan menekan resiko gagal panen.

“Dalam upaya peningkatan hasil produksi padi, kami terus berupaya melakukan penyuluhan dan pembinaan serta memberikan berbagai bantuan kepada petani berupa bibit, pupuk dan obatan-obatan tanaman,” ucap Nestor Jono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here